HOMO HOMINI SOCIO DAN HOMO HOMINI LUPUS

Posted on 14 Oktober 2010

0


Homo Homoni Socio :
 
Definisi Homo HominiSocio 1
Menurutkodratnya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, selain itujuga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapatdikembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusiaselalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Dorongan masyarakat yang dibinasejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itudengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusiadikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongandan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia jugatidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengahmanusia.
Tanpabantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak.Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasiatau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Dapatdisimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karrena beberapaalasan, yaitu:
a.Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b.Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari orang lain.
c.Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d.Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Sosialisasi
PeterBerger mendefinisikan sosialisasi sebagai suatu proses di mana seorang anakbelajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat (Berger,1978:116).
Salahsatu teori peranan dikaitkan sosialisasi ialah teori George Herbert Mead.Dalkam teorinya yang diuraikan dalam buku Mind, Self, and Society (1972). Meadmenguraikan tahap-tahap pengembangan secara bertahap melalui interaksi dengananggota masyarakat lain, yaitu melalui beberapa tahap-tahap play stage, gamesytage, dan tahap generalized other.
MenurutMead pada tahap pertama, play stage, seorang anak kecil mulai belajar mengambilperanan orang-orang yang berada di sekitarnya.
Padatahap game stage seorang anak tidak hanya telah mengetahui peranan yang harusdijalankannya, tetapi telah pula mengetahui peranan yang harus dijalankan olehorang lain dengan siapa ia berinteraksi.
Padatahap ketiga sosialisasi, seseorang dianggap telah mampu mengambil peran-peranyang dijalankan orang lain dalam masyarakat yaitu mampu mengambil perangeneralized others. Ia telah mampu berinteraksi denagn orang lain dalam masyarakatkarena telah memahami peranannya sendiri serta peranan orang-orang lain dengansiapa ia berinteraksi.
MenurutCooley konsep diri (self-concept) seseorang berkembang melalalui interaksinyadengan orang lain. Diri yang berkembang melalui interaksi dengan orang lain inioleh Cooley diberi nama looking-glass self.
Cooleyberpendapat looking-glass self terbentuk melalui tiga tahap. Tahap pertamaseseorang mempunyai persepsi mengenaoi pandangan orang lain terhadapnya. Padatahap berikut seseorang mempunyai persepsi mengenai penilain oreang lainterhadap penampilannya. Pada tahap ketiga seseorang mempunyai perasaan terhadapapa yang dirasakannya sebagai penilaian orang lain terhadapnya itu.
Pihak-pihakyang melaksanakan sosialisasi itu menurut Fuller and Jacobs (1973:168-208)mengidentifikasikan agen sosialisasi utama: keluarga, kelompok bermain, mediamassa, dan sistem pendidikan
Definisi Homo HominiSocio 2
Didalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memilikikeinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satukodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal inimenunjukkan kondisi yang interdependensi. Di dalam kehidupan manusiaselanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, wargamasyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi daninterdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam artipositif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan darinilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan olehinteraksi antarindividu. Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hakpribadi demi kepentingan bersama Dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatanyang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dankegotongroyongan. Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaianyang tidak mungkin dibuat sendiri.
Tidakhanya terbatas pada segi badaniah saja, manusia juga mempunyai perasaaanemosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapanemosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan pengertian, kasih saying,harga diri pengakuan, dan berbagai rasa emosional lainnya. Tanggapan emosionaltersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia berhubungan dan berinteraksidengan orang lain dalam suatu tatanan kehidupan bermasyarakat.
Dalamberhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat yang khas yang dapatmenjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat yang khasyang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kant mengatakan, “manusia hanya dapatmenjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika manusia tidak dididik makaia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telahterkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Haltersebut memberi penekanan bahwa pendidikan memberikan kontribusi bagipembentukan pribadi seseorang.
Dengandemikian manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidupbersama demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalammemenuhi kebutuhan rohani.
Definisi Homo HominiSocio 3
Setiapmakhluk tidak bisa hidup sendiri dalam menjalani umurnya di dunia ini, makhlukpertama yang bernama Adam pun melakukan komplain kepada Allah SWT ataskesendirian beliau hingga diciptakanlah makhluk yang bernama Hawa. Begitu jugakita sebagai keturunan Nabi Adam pasti juga demikian, atas kasih sayang AllahSWT terhadap seluruh hamba-Nya di dunia ini maka kita diciptakanberpasang-pasangan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa sebagai bentuk hubunganantar makhluk ciptaan Allah SWT dengan tujuan agar kita saling kenal mengenal.Siapapun anda, sekurang-kurangnya memiliki 100 orang yang dikenal. Setiap orangdi sekitar kita pasti berpengaruh kepada kita; baik positif maupun negatifsebagaimana kata Aa’ Gym dalam ceramah beliau: berteman dengan orang yang jualminyak wangi maka kita akan kena wanginya, kalau berteman dengan pande besi makabau pande besi. Namun bukan berarti kita harus mengesampingkan orang-orang yangberpengaruh buruk dan menghambat perjalanan kita meraih kesuksesan. Sebaliknya,kitalah yang harus memperkuat pengaruh positif agar dapat merubah pengaruhnegatif tersebut. Teringat pesan orang tua penulis “Jadilah Muhammad (pen: NabiMuhammad) yang merubah orang-orang di sekitarnya’, pesan tersebut memilikimakna bahwa kita harus menebarkan kebaikan di manapun, kepada siapa pun dankapan pun.
Kenapakita perlu bergaul? Karena kita makhluk sosial yang saling membutuhkan satusama lainnya, binatang yang hanya mengandalkan nafsunya pun memerlukan binatanglainnya dalam dunia kebinatangannya, apalagi manusia yang hidup dengan pikiran,nafsu dan perasaan. Jadi, pergaulan atau yang kita kenal dengan silaturrahmiadalah proses pengembangan akses dan bukan jamannya lagi mengembangkan aset,karena aset pada umumnya ada karena kita memiliki akses sebagai saranamendapatkan aset seperti sabda Rasulullah: siapa yang ingin diluaskan rezekinyadan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung tali silaturrahim. (HR.Bukhari). Begitu indah silaturrahim dalam kehidupan ini dan memiliki banyakmanfaat sebagai eksistensi kita sebagai manusia, sepengetahuan saya manfaatdari silaturrahim diantaranya. 1) Belajar dari pengalaman orang lain, hal inisangat penting mengingat waktu kita sangat terbatas untuk mengenyam berbagaipengalaman. Mendengar cerita kesuksesan seseorang dalam menekuni bisnisnyaselama 5 tahun, berarti kita telah menghemat waktu yang cukup banyak untukmendapatkan pengalaman dalam bidang tersebut. Bagaimana jika kita banyakberdialog dengan banyak orang yang memiliki jutaan pengalaman?. 2) Memanfaatkanrelasi teman, menurut saya ini metode Multi Level Marketing (MLM), apabila kitapunya 10 orang kenalan yang prospektif dan memiliki akses 100 orang yangberpengaruh, maka minimal kita telah memiliki akses 100 orang yang berpengaruhjuga. 3) Kekurangan kita tertutup, setiap manusia memiliki kelebihan dankekurangan dalam dirinya, semisal anda tidak bisa mengendarai mobil, makamanfaatkanlah teman anda untuk mengendarainya dan manfaatkan dia untukmengajari anda mengendarai mobil. 4) Pasar yang potensial, bisnis apapun yangkita miliiki, pasar atau komunitas yang pertama kali harus dibidik adalah orangterdekat atau teman. Karena merekalah yang telah mengenal dan mengetahuireputasi kita, sebab membangun kepercayaan pun di tengah-tengah mereka menjadilebih mudah. 5) P3K, artinya pertolongan pertama pada kecelakaan. Ingat masa dipondok pesantren, orang yang pertama kali tempat kita meminjam uang adalahteman, bukan pak kyai ataupun jasa peminjaman uang. Orang yang pertama kalimenolong dikala sakit adalah teman. Dan masih banyak lagi manfaat dari sebuahpergaulan positif dengan relasi kita.
Hubunganantar manusia juga sama seperti kita melakukan investasi uang di bank, jikakita memberikan sesuatu yang positif terhadap orang lain, berarti kita telahmenabung ke bank emosi seseorang. Sebaliknya, ketika kita melakukan sesuatuyang negatif kepada seseorang, maka kita seakan-akan menarik uang yang kitatabung hingga minus atau tidak memilki tabungan sama sekali. Seseorang pemimpintidak harus yang kuat dan hebat, tetapi pemimpin yang mempunyai paling banyakteman atau koneksi.
Definisi Homo Homini Socio 4
Manusia, sudah jelas bahwa manusiayang dimaksud di dunia tidak hidup sendiri, dan tidak akan bisa hidup sendiri.Karena itu manusia juga disebut makhluk sosial, makhluk yang hidup berkelompok.Manusia membutuhkan informasi-informasi untuk mengetahui keadaan kehidupan yangada, untuk memenuhi kebutuhan hidup dan survive atau juga pertahanan hidup didunia ini.
Manusia adalah makhluk yangmempunyai aturan-aturan atau peradaban yang berbeda beda di dunia ini, setiaptitik tempat pasti mempunyai peraturan yang berbeda beda. Peraturan tersebutdibuat untuk mentertibkan dan menyesuaikan dengan keadaan titik tempattersebut, dan juga dibuat untuk mentertibkan komunikasi antar manusia.
Bukan baru-baru ini manusia sebagaimakhluk sosial, tetapi sudah berabad-abad lamanya, sebagaimana telah dikatakansebelumnya, manusia sangat membutuhkasn satu sama lain, karena beberapa alasan,tetapi ada beberapa alasan yang sangat dominan yaitu :
1. Manusia butuh berinteraksi danbersosialisasi atas dasar kebutuhan pangan, atau jasmaninya.
2. Manusia butuh berinteraksi danbersosialisasi atas dasar kebutuhan pertahanan diri, atu kita bisa sebutsurvival, untuk bertahan hidup.
3. Manusia juga sangat membutuhkaninteraksi dan sosialisasi atas dasar melangsungkan jenis atau keturunan.
Dari point-point di atas kita bisamelihat dan membayangkan bagaimana manusia sangat membutuhkan satu sama lain.Bukan hanya membutuhkan, tapi masyarakat atau kumpulan manusia yangberinteraksi adalah suatu komponen yang tidak terpisahkan dan sangatketergantungan. Sehingga komunikasi antar masyarkat dientukan oleh perananmanusia itu sendiri sebagai makhluk sosial.
Globalisasi, adalah perubahan secarabesar-besaran atau secara umum meluas. Dalam arus globalisasi yang berkembangsangat cepat ini manusia menjadi makhluk yang sangat mudah meniru dalam artimeniru sesuatu yang ada di masyarakat yang terdiri dari :
1. Manusia mudah meniru ataumengikuti perkembangan kebudayaan-kebudayaan, dimana manusia sangat mudahmenerima bentuk-bentuk perkembangan dan pembaruan dari kebudayaan luar,sehingga dalam diri manusia terbentuklah pengetahuan, pengetahuan tentangpembaruan kebudayaan dari luar tersebut.
2. Penghematan tenaga dimana iniadalah merupakan tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenagadari manusia, sehingga kinerja mnausia dalam masyarakat bisa berjalan secaraefektif dan efisien.
Secara umum, keinginan manusia untukmeniru bisa terlihat jelas dalam suatu ikatan kelompok, tetapi hal ini jugakita dapat lihat di dalam kehidupan masyarakat secara luas.Dari gambaran diatasjelas bagaimana manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi ataukomunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehinggasecara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.
Yang menjadi ciri manusia dapatdikatakan sebagai makhluk sosial adalah adanya suatu bentuk interaksi sosialdidalam hubugannya dengan makhluk sosial lainnya yang dimaksud adalah denganmanusia satu dengan manusia yang lainnya. Secara garis besar faktor-faktorpersonal yang mempengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal yakni :
1.Tekanan Emosiaonal. Ini sangat mempengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satusama lain.
2.Harga diri yang rendah. Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi manusiayang direndahkan maka akan memiliki hasrat yang tinggi untuk berhubungan denganorang lain karena kondisi tersebut dimana orang yang direndahkan membutuhkankasih saying orang lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi sepertisemula.
3.Isolasi sosial. Orang yang terisolasi harus melakukan interaksi dengan orangyang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis.
Homo Homoni Lupus :
Definisi Homo HominiLupus 1
Homo homini lupus artinya kurang lebihsebagai berikut” Manusia itu adalah serigala bagi manusia lain”. Dalam artiluas bahwa orang lain yang sering ditemui bukan lagi sebagai sahabat atausesama (homo socius). Orang yang tidak sealiran dengannya dianggap sebagailupus (serigala). Atau sebagai contoh dari dulu sejak zaman Adam dan Hawa halini telah terjadi dari pembunuhan anak Adam dan Hawa, doktrin gereja, perangdunia sampai terorisme. Kekerasan bahkan sampai penghilangan nyawa yang tidakmanusiawi kini adalah fakta yang tidak bisa dibantah.

Banyak sikap manusia yang semakin dilarang semakinmelakukanya, contohnya semakin tinggi pagar rumah makin menantang untukdimalingi oleh pencuri. Kerap kali kita bertanya “apa sih sebenarnya manusiaitu ?”. Perang dunia, tindakan kekerasan, bunuh, potong, iris, cincang,mutilasi, bom, bakar, penggal Apakah itu disebut manusia? Tidak. Kenapa tidak?Karena itu semua manusia yang melakukanya dan dilakukan terhadap manusia juga(dari manusia untuk manusia) itu baru namanya “Manusia itu adalah serigala bagimanusia”, itulah sebanya manusia lain disebut lupus (serigala) yang beranimembunuh dan memakan sesamanya.
Pengakuan sebagai umat beragama yang telah patuh terhadap ajaranya kerap kalisebagai alasan tindakan kekerasan bahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang.Banyak pelaku kekerasan seperti tersebut menyatakan ini masalah iman, masalahTuhan atau masalah kebenaran (kebenaran yang ditafsirkan manusia itu sendiri).Kalau boleh meminjam kata yang sangat didengungkan orang Kristen adalah“kasih”. Kasih berarti pengorbanan, Kasih berarti tidak munafik, Kasih berartimenerima apa adanya. Kalau boleh meninggi, sudahkan bangsa atau dunia ini tidakada kasih lagi, walau selalu berstempel orang beragama. Seorang agamawan yangbaik tentu menghargai kebheinekaan (pluralis), menerima orang lain apa adanya,tidak munafik, tapi secara jujur dan tulus menghargai segala perbedaan.Pemahaman agama yang separuh-separuh hanya akan menimbulkan kemunafikan, karenaesensinya hilang.
Banyak manusia merasa yang merasa dirinya paling benar, sebaiknya sebelum kitamerasa kita yang paling benar seharusnya kita harus tahu apa sebenarnya itubenar salah, baik buruk, indah tidak indah, wahyu. Melihat dari telah banyaknyakhasus Homo Homni Lupus sebaiknya kita sebagai manusia yang sebenarnya, manusiayang disebut makhluk hidup yang paling spesial janganlah menjadi lupus(serigala) bagi sesama manusia, mari kita semua sebagai makhluk hidup kembaliberkumpul di sebuah tempat yang menjadi tujuan kita yang telah diciptakan Tuhanyang kita sebut SURGA.

Definisi Homo HominiLupus 2
 “Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya”atau juga disebut “Homo homini Lupus ” istilah ini pertama kali di kemukakanoleh plautus pada tahun 945,yang artinya sudah lebih dari 1500 tahun dan kitamasih belum tersadar juga. di jaman sekarang ini sangat sulit MenjadikanManusia seperti seorang manusia pada umumnya,sepertinya istilah ini masih tetapberlaku sampai sekarang.
Tidak bisa dipungkiri Hidup di dalamsuatu negara sangat di butuhkan sosialisasi karena kita tidak dapat Hidupdengan sendirinya tanpa ada manusia lain.Apalagi seperti keadaan sekarang inikita Hidup di jaman yang serba susah .Demi mempertahankan hidup itu sendirikita rela melakukan apa saja Mulai dari yang halal sampai yang Haram, tentunyasemua itu kita lakukan  untuk memperjuangkan kehidupan yang lebihbaik.Untuk mewujudkan itu semua memang tidak mudah dimana kita harus menghadapiberbagai konflik yang akan memicu lahirnya sikap saling mangsa Dan disinilahPeran Hati nurani & ego sangat dibutuhkan.
gambaran manusia di jaman sekarangini sangatlah mengerikan dari segi sikap dan perbuatan terkadang lebih kejidari pada hewan yang paling buas sekalipun,saling sikut,saling berebut salingtikam bahkan saling memangsa layaknya serigala yang buas siap menerkammangsanya demi sebuah kepuasan (ambisi).
sebagai contoh yang terjadi di dalamkehidupan kita seperti tindakan kekerasan,mulai dari perkelahian,pembunuhan,pemerkosaan,serta aksi teror pemboman yang sedang trend di negarakita dan perang dunia yang memungkinkan akan terjadi lagi. Apakah itu disebutmanusia ? Tidak. Kenapa tidak? Karena itu semua manusia yang melakukanya dandilakukan terhadap manusia juga ? entahlah..’
Pengakuan sebagai umat beragamapunyang telah patuh terhadap ajaranya kerap kali sebagai alasan tindakan kekerasanbahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang. Banyak pelaku kekerasan sepertitersebut menyatakan ini masalah iman, masalah Tuhan atau masalah kebenaran(kebenaran yang ditafsirkan manusia itu sendiri).
Ego seperti apakah yang membuatmanusia menggurat sejarah kekerasan dalam perbudakan-rasisme,Holocaust-rasisme, seksisme yang menyuburkan perdagangan manusia untukkepentingan prostitusi, lalu yang sedang marak disoroti saat ini adalahkekerasan karena spesiesme. Mungkin sudah saatnya bagi manusia melihat jernihkekerasan karena spesiesme. Spesies manusia merasa lebih unggul dari spesieshewan hingga ‘boleh’ diperlakukan sebagai ‘milik-properti’ . Hewan diperlakukantak beda dengan benda. Perasaan takut, marah, sakit saat disiksa hinggameregang nyawa ‘tak terlihat’ oleh ego manusia. Manusia sedang dan terusmemelihara spesiesme ini, pertanyaannya, akan sampai kapan? Manusia butuhkejernihan hati dan akal, menimbang kembali apakah spesiesme layak dipelihara.Jika saja ada spesies yang lebih unggul dari manusia, penguasaan teknologilebih tinggi dari manusia, manusia bisa saja dieksploitasi, dijadikan objekpenelitian, bahkan dijadikan makanan. Saya jadi ingat film the Island, sebuahfilm futuristik yang mengisahkan tentang komodifikasi manusia kloning untukkepentingan asuransi kesehatan.
Jaminan kesehatan diberikan dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan adanyamanusia kloning. Semua potensi penyakit dapat diatasi. Jika secara genetik Andamemilki potensi penyakit ginjal, diabetes atau jantung, Anda tidak perlukhawatir asal punya DUIT membayar asuransi, organ manusia kloning siapmengganti semua ‘onderdil’ yang bermasalah dalam tubuh Anda. Manusia kloningdengan rekayasa genetik sedemikian rupa diprogram agar tumbuh menjadi manusiayang super sehat untuk menjaga kualitas organnya. Namun rasa dan emosi merekatelah disetel, diprogram sedemikian rupa agar tidak ‘hidup’. Manusia kloninghidup tanpa rasa dan emosi meski dalam akhir cerita ada manusia kloning yangmenyimpang , ada manusia kloning yang tetap punya emosi, hingga memberontak.Mereka tak ubahnya ‘benda’. Di sini manusia satu tidak melihat kelayakan yangsama dengan manusia lainnya, hingga Homo Homini Lupus, dominasi sesama spesiessubur dan ’sah-sah’ saja. Spesies manusia yang berduit ‘boleh-boleh’ sajamemperlakukan manusia kloning sesuai kebutuhan mereka, karena mereka dianggapspesies manusia-benda.
Dalam dunia nyata wajah homo homini lupus sebenarnya tak asing dalam kasusperdagangan manusia entah untuk kepentingan sebagai buruh pabrik, pekerja didunia prostitusi dengan berbagai modus. Di China modus terbanyak adalahpenculikan, mulai dari anak kecil (biasanya untuk dijadikan pekerja seks untukpedofilia) dan di Indonesia modusnya memanfaatkan keterjepitan keadaan ekonomi.Sebuah kasus di tempat saya dinas dulu terungkap, modus yang digunakan adalahmeminta langsung ke orang tua korban dengan memberi segepok uang ke orang tuakorban hingga rela melepas anaknya untuk dipekerjakan di Jepang sebagai dutabudaya. Kenyataannya, setelah korban sampai di tujuan, korban disodorkan notautang berisi rincian biaya perjalanan dan biaya pengurusan imigrasi dll.Kondisi terjepit seperti ini, korban tidak memiliki pilihan, hingga terpaksabekerja di ‘panti’ jauh berbeda dari yang dijanjikan sebelumnya. Sampai padatitik ini, manusia juga telah melihat manusia lain tak ubahnya benda tak berhakpunya rasa, yang bisa dieksploitasi. Mungkinkah bakat homo homini lupus inilahir dan tumbuh bermuasal, berakar dari sikap spesiesme kita terhadap hewan.Sadar tak sadar kita membiasakan diri ‘membenarkan’ mengabaikan rasa mereka.Kita terbiasa memperlakukan mereka seolah tak berhak punya rasa takut, rasasakit dan rasa cinta akan hidup mereka sendiri.Sebuah ungkapan dari GeorgeAngell (1823-1909) sejalan dengan permenungan di atas. Saya kadangditanya,”Mengapa engkau menghabiskan begitu banyak waktu dan uang berbicaratentang kebaikan kepada binatang padahal begitu banyak kekejaman atas manusia?”Saya menjawab,”Saya bekerja dari akarnya.”
Jadi homo homini socio dan homohomini lupus ini ada dalam diri manusia. Sadar atau tidak kiti memang sepertiitu. Kadang kita baik dngan sesame, kadang kita juga berbuat hal yang tidakbaik. Mencelakakan seseorang hanya untuk sebuah keinginan. Seperti pemerintahyang mengaku sebagai wakil rakyat. Yang dalam faktanya mereka memakan uangrakyat. Korupsi itu seperti serigala memakan keluarganya. Merugikan Negara, danrakyat. Negara menurut teori Thomas Hobbes dibutuhkan untuk mencegahkesewenang-wenangan pihak yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan terhadap rakyatyang lemah. Hobbes menilai bahwa negara dibutuhkan perannya yang besar agarmampu mencegah adanya “homo homini lupus” atau manusia menjadi serigala bagimanusia lainnya. Hobbes memunculkan teori ini karena di masanya ia melihatadanya kesewenang-wenangan terhadap golongan yang lemah, sehingga perlu adanyaperan negara untuk mencegah ini.
“manusia adalah kawan bagisesama”. Manusia adalah rekan atau teman bagi sesamanya di duniasosialitas ini (homo homini socius). Pikiran homo homini sociusini ditaruh untuk mengkritik, mengoreksi, dan memperbaiki sosialitas preman; sosialitas yang saling mengerkah, memangsa, dansaling membenci dalam homo homini lupus (sesama adalah serigala bagimanusia).

Sumber : http://id.wikipedia.org/

Posted in: Uncategorized